Lima Lapisan untuk Akses Baru GBT-JLLB

PERKUAT KONTUR : Pengurukan dengan menggunakan limestone yang menjadi lapisan pertama jalan flexible pavement GBT sudah tergarap 1 kilometer                                

Surabaya, Jawa Pos – Proyek pembangunan akses flexible pavement dari jalan lingkar luar barat (JLLB) ke Gelora Bung Tomo (GBT) terus berlanjut. Hingga kemarin (18/6), Jalan baru itu sudah teruruk lapisan batu kapur atau limestone kurang lebih 1 kilometer. Dari total pengerjaan 1.375 meter, pengurukannya tinggal 375 meter.

Ketua Pelaksana proyek PT Putra Negara Ibu Habib menyampaikan bahwa batu kapur digunakan sebagai fondasi untuk memperkuat kontur jalan. Sebab lahan yang tengah dibangun itu merupakan bekas area tambak. “Betul-betul bikin jalan baru. Tentu perlu pengerasan,“ katanya.

Setelah pengurukan batu kapur rampung, pihaknya menambahkan empat lapisan lain. Yakni, unstamping, sirtu, subdrain, dan aspal. Pada lapisan terakhir, pengendara sudah bisa melintasinya.

Habib menyatakan, pada minggu lalu, Wali kota Surabaya Tri Rismaharini sempat berkunjung dan melihat perkembangan proyek di sana. Risma meminta percepatan agar jalan bisa segera dimanfaatkan masyarakat. Belum lagi, Stadion GBT di gadang menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 2021. “Harus dikebut.” Terangnya.

Untuk mempercepat pembangunan, dia telah menyiapkan empat ekskavator beserta tambahan satu ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya. Dia berharap semua alat tersebut beroperasi lencar dan optimal.

Habib menyatakan, ada permintaan lain dari Risma. Yakni, menyiapkan lahan taman. Lokasinya berada di dekat sanitary landfill, tempat pembuangan akhir (TPA). “Kami bantu garap. Mau ditanami apa, itu nanti pemkot, “ jelasnya. Jika nanti terealisasi, taman itu membantu area buffer zone. Bau sampah akan terserap beserta dampak polutannya.

Rencana lebar jalan baru sekitar 15 meter. Jika ditambah dengan lebar bahu jalan sisi kanan dan kiri, total mencapai 25 meter. Habib menjelaskan, pengerjaan dimulai dari titik GBT. Tepatnya di dekat pintu stadion nomor 10. Pembuatan jalan tersebut akan menyambung dengan akses JLLB. Nanti diproyeksikan tersambung juga flyover Teluk Lamong. “Target proyek sampai November. Optimistis selesai tepat waktu,” ujarnya. (oby/c12/nor)


Sumber: METROPOLIS MODERN WEST – JAWA POS